Manfaat daun sukun untuk mencegah dan mengobati penyakit kronis belum begitu banyak orang mengenalinya. Kebanyakan orang hanya mengenal dan menyukai buahnya saja. Buah sukun bentuknya bulat berukuran besar dan dagingnya empuk. Orang Eropa menyebut sukun sebagai Bread Fruit yang artinya roti buah. Sukun merupakan tanaman tropis, diperkirakan berasal dari Indonesia. Sukun mulai menyebar di dunia karena pengaruh perdagangan rempah-rempah di zaman koloni Eropa.

Daun sukun yang mempunyai ukuran besar-besar dan berwarna kusam ini belum banyak orang mengetahui manfaatnya untuk kesehatan. Orang memanfaatkan daun sukun hanya sebatas sebagai makanan ternak.

Dengan perkembangan dan kemajuan tehnologi saat ini para pakar meneliti manfaat daun sukun untuk Fitofarmaka sebagai jalan keluar pengobatan herbal dengan biaya yang murah.

Para pakar yang telah melakukan penelitian tentang khasiat daun sakun

1. Pakar dari China dan Lipi (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia). Menyimpulkan daun sukun dapat mengobati sakit jantung.

2. Tahun 2004 Dr. TJandrawati M Ozef dan teman-temannya dari lipi (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) telah melakukan penelitian tentang khasiat daun sukun. Pada kesempatan seminar, beliau mengatakan kalau daun sukun dapat mencegah penggumpalan trombosit, kekentalan darah, kurangnya aliran darah ke jantung, penebalan dinding pembuluh darah yang disebabkan karena lemak menumpuk pada aorta, penyakit kolesterol.
Dr. TJandrawati M Ozef juga mempunyai pendapat bila mengkonsumsi daun sukun yang berlebihan tidak akan menimbulkan efek samping. Bpk. Sugeng Broto,beliau adalah kepala pusat penelitian kimia di lipi (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) memberitahukan kalau extrak dari daun sukun yang telah diteliti tadi sudah dipatenkan. Karena mengingat prospek kedepannya bisa dijadikan sebagai obat herbal yang mempunyai standard.

Penyakit-penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan oleh daun sukun :
1. Diabetes
2. Ginjal
3. Asam Urat
4. Hepatitis
5. Gatal-Gatal
6. Liver
7. Jantung
8. Pembesaran Limpa
9. Sakit gigi


Untuk diperhatikan, Penderita tidak diperkenankan makan jeroan, daun kangkung, daun singkong, daun bayam, dan daging merah selama masih mengkonsumsi daun sukun untuk pengobatan. Hal tersebut karena dapat menyebabkan keram otot yang dikarenakan darah mengental jika mengkonsumsi makanan tersebut selama proses penyembuhan dengan daun sukun.
 

Khasiat daun sukun semakin terang benderang secara ilmiah pada 2013-an ini. Padahal sejak 40.000 tahun sebelum masehi, sukun telah dieksplorasi manfaatnya. Daun sukun mengandung beberapa zat berkhasiat seperti saponin, polifenol, asam hidrosianat, asetilcolin, tanin, riboflavin, phenol. Daun tanaman ini juga mengandung quercetin, champorol dan artoindonesianin. Yang disebut terakhir merupakan kelompok senyawa flavonoid.
Artoindonesianin adalah senyawa kimia dengan kerangka dasar dibentuk dari molekul artoindonesianin E yang terprenilasi, teroksigenasi, atau tersiklisasi. Senyawa flavanoid umumnya bersifat antioksidan dan banyak dipakai sebagai komponen bahan baku obat-obatan.
Riset molekuler lebih jauh tentang kerja artoindonesianin dilakukan untuk menguak lebih detil khasiat daun sukun. Hal tersebut penting lantaran artoindonesianin dapat berfungsi sebagai inhibitor. Kebanyakan sel-sel kanker (tumor ganas) pada manusia atau penyakit serius lainnya secara molekuler selalu dihubungkan dengan kegagalan fosforilasi protein akibat aktivasi atau ekspresi berlebih dari protein kinase atau hilangnya inhibitor sel. Sebab itu artoindonesianin sebagai inhibitor protein kinase dapat menjadi salah satu senyawa untuk pengobatan antikanker baru.
Daun sukun memang mengandung senyawa flavonoid yang berguna sebagai antikanker. Bagaimana mekanismenya? 
Mekanisme flavonoid sebagai antikanker ada beberapa teori:
  1. Flavonoid sebagai oksidan yakni melalui mekanisme pengaktifan jalur apoptosis sel kanker. Mekanisme apoptosis sel pada teori ini merupakan akibat fragmentasi DNA. Fragmentasi ini diawali dengan lepasnya rantai proksimal DNA oleh senyawa oksigen reaktif seperti radikal hidroksil. Senyawa ini terbentuk dari reaksi redoks Cu(II). Senyawa tembaga tersebut dimobilisasi oleh flavonoid baik dari ekstra sel maupun intra sel terutama dari kromatin.
  2. Flavonoid sebagai antioksidan.Efek antioksidan flavonoid terutama berupa proteksi terhadap Reactive Oxygen Species (ROS).
  3. Flavonoid sebagai penghambat proliferasi tumor atau kanker yang salah satunya dengan menginhibisi aktivitas protein kinase sehingga menghambat jalur tranduksi sinyal dari membran sel ke inti sel.
  4. Flavonoid menghambat aktivitas reseptor tirosin kinase yang berperan pada pertumbuhan sel-sel kanker.
Daun sukun mempunyai khasiat buat kesehatan, efektif untuk mengobati berbagai penyakit seperti liver, hepatitis, sakit gigi, gatal-gatal, pembesaran limpa, jantung, dan ginjal. Bahkan, masyarakat Ambon memanfaatkan kulit batangnya untuk obat mencairkan darah bagi wanita yang baru 8-10 hari melahirkan.
Beberapa pakar obat tradisional memang meragukan khasiat daun sukun. Namun masyarakat sudah percaya dan membuktikan khasiat daun sukun yang dapat menyembuhkan penyakit liver, jantung dan ginjal.
Daun sukun diyakini mengandung beberapa zat berkhasiat seperti asam hidrosianat, asetilcolin, tanin, riboflavin, dan sebagainya. Zat-zat ini juga mampu mengatasi peradangan.
Selain itu, secara empiris, daun sukun mampu menyelamatkan ginjal yang sakit. Sebuah riset yang dilakukan LIPI dengan peneliti asal Cina juga mengungkapkan, daun sukun sangat berguna bagi proses penyembuhan penyakit kardiovaskular.
Bambang Indro Mardi, ahli tanaman obat sekaligus pengobat alternatif dari Jakarta, mengakui bahwa daun sukun memiliki beragam manfaat untuk menjaga maupun meningkatkan kinerja ginjal, sebagai penurun kolesterol, sekaligus cocok untuk menjaga kesehatan pembuluh darah maupun jantung.

Dari sumber lain saya membaca tentang manfaat daun sukun dalam bidang kesehatan :
  1. Membuat ginjal sehat
    Daun sukun juga dapat dijadikan alternatif untuk menyelamatkan ginjal yang sakit. Caranya cukup mudah dan yang pasti di iringi dengan kedisiplinan dalam mengkonsumsinya. Rebusan daun sukun yang rutin diminum mampu menyelamatkan ginjalnya dan menjamin rutinitas hariannya tetap berjalan.
  2. Untuk pengobatan penyakit jantung
    Daun sukun juga bisa untuk mengobati penyakit jantung. Karena daun sukun cocok untuk menjaga kesehatan pembuluh darah maupun jantung. Caranya dengan memanfaatkan satu lembar daun sukun tua yang masih menempel di pohon. Daun sukun tua mempunyai kadar zat kimia maksimal.
  3. Sebagai penurun kolesterol
    Selain menjaga kesehatan jantung dan ginjal, daun sukun juga mampu menurunkan kadar kolesterol.
  4. Sebagai antikanker
    Selain melindungi jantung, daun sukun terbukti mencegah inflamasi atau peradangan. Berbagai sumber menyebutkan tentang khasiat daun sukun sebagai antiinflamasi. Dalam riset itu membuat semua tikus mengalami oedema atau peningkatan cairan di interstisial.

Untuk memanfaatkan daun sukun dalam pengobatan caranya bermacam macam :
Langkah awal, siapkan tiga lembar daun yang berwarna hijau tua, namun masih menempel di dahan. Kemudian cuci bersih pada air mengalir. Selanjutnya dirajang lalu jemur sampai kering. Siapkan pula wadah lalu isi dengan air bersih dua liter. Usahakan wadah tersebut terbuat dari gerabah tanah liat, tapi jika pun tak ada bisa juga memakai panci stainless steel. Masukkan dedaunan kering itu lalu dimasak sampai mendidih, sisakan air tersebut sampai volumenya tinggal separuh. Selanjutnya, tambahkan air bersih satu liter, dan didihkan lagi sampai separuh.
Kemudian saringlah rebusan daun sukun itu. Warna airnya merah, mirip teh. Rasanya agak pahit. Silakan diminum sampai habis, tak boleh disisakan untuk kesesokan harinya. Demikian seterusnya. Agar tidak repot bolak-balik mengambil tiga lembar daun, sebaiknya sediakan rajangan daun sukun kering untuk seminggu. Caranya, siapkan lembar daun hijau tua sebanyak 3 x 7 = 21 lembar. Proses selanjutnya persis seperti cara di atas, sehingga kita punya sejumlah rajangan daun sukun kering, tapi dibagi-bagi menjadi tujuh bungkus. Tiap hari ambil sebungkus, rebus, saring, dan minum. Jika Anda termasuk tak tahan pahit, bisa ditambahkan sedikit madu setiap kali minum.
Daun sukun juga bisa untuk mengobati penyakit jantung. Caranya, ambillah satu lembar daun sukun tua yang masih menempel di pohon. Daun sukun tua mempunyai kadar zat kimia maksimal. Cucilah sampai bersih lalu dijemur hingga kering. Kemudian rebus sampai mendidih dengan lima gelas air dan sisakan sampai tinggal separuh. Tambahkan air lagi hingga mencapai volume lima gelas. Setelah disaring, rebusan air itu siap diminum dan harus habis tak bisa disisakan untuk esok hari.

Dari situs lain saya baca caranya seperti berikut :
  1. Petik 1 lembar daun sukun yang tua.
  2. Cuci bersih dan jemur sampai kering.
  3. Rebus dengan 5 gelas air.
  4. Setelah mendidih tambahkan air lagi sampai jumlahnya kurang lebih 5 gelas.
  5. Angkat dan dinginkan. Minum rebus air sukun ini secara rutin, dan rasakan bedanya setelah minum selama 1 bulan.

Cara lainnya (untuk lever) :
  1. Petiklah beberapa lembar daun sukun yang sudah tua, lalu cuci hingga bersih.
  2. Setelah itu Anda rebus dengan air secukupnya sampai berwarna merah tua.
  3. Bila sudah dingin, minumlah airnya. Lakukan setiap hari 2 kali, yaitu tiap pagi dan sore dengan dosis sekali minum 1 gelas.

Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuaan anda tentang manfaat daun sukun.

Daun Sukun Untuk Penyakit Kronis

Ternyata disekitar kita banyak terdapat tumbuhan yang berguna dan bermanfaat untuk kesehatan kita, salah satunya adalah Kembang Telang atau nama latinnya Clitoria Ternate yang termasuk famili tumbuhan Papilionaceae. Di beberapa daerah nama tanaman ini dikenal sebagai Bunga Biru, Bunga Talang, Kembang Teleng atau Bisi. 
Tanaman ini mempunyai kandungan kimia antara lain Saponin, Flavonoid, alkoloid, ca-oksalat dan sulfur. Untuk daunnya mengandung kaemferol 3-glucoside serta triterpenoid. Akarnya beracun. Efek farmakologis,akar toksik (beracun), laxative (pencahar), diuretik, perangsang muntah, pembersih darah. Daunnya mempercepat pematangan bisul, dan bijinya untuk obat cacing, pencahar ringan.

Sejak zaman dulu hingga sekarang ini, masih ada sebagian masyarakat yang memanfaatkan khasiat kembang telang untuk pengobatan. Salah satu contohnya, kembang telang untuk membersihkan kotoran mata pada bayi yang baru lahir. Mata Anda yang terkena radang mata merah, demam, iritasi kandung kemih, dan bermasalah dengan saluran kencing dapat diobati dengan kembang telang.

"Kalau ibu saya, dulu sering menggunakan air kembang telang untuk dioleskan ke telinga bagian belakang jika ada bisul, atau bisa juga diteteskan sedikit air telang ke bagian dalam telinga," ujar Triana Indrian, pengusaha kuliner yang memanfaatkan kembang telang untuk masakannya.

Perempuan itu pun menanam kembang telang di halaman atas luar ruko rumah makannya. Alasannya, dia ingin mudah mendapatkan bahan baku itu. "Cara merawatnya mudah, awalnya saya hanya menggunakan pot, tapi sekarang saya taruh di tumpukan tanah. Mekarnya pun hanya di pagi hari," katanya.

Kembang atau bunga telang (Clitoria ternatea), adalah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Tumbuhan suku polong-polongan ini berasal dari Asia tropis, namun sekarang telah menyebar ke seluruh daerah tropika.

Tanaman ini biasanya tumbuh atau ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias karena bunganya yang biru terang. Di berbagai belahan negara di Asia Tenggara, bunganya dimanfaatkan sebagai pewarna makanan.

Di Malaysia, ekstrak mahkota bunganya dipakai untuk mewarnai ketan. Di Thailand dijadikan minuman penyegar berwarna biru yang diambil dari ekstraknya, kemudian dinamakan nam dok anchan.

Terdapat varietas dengan mahkota bunga berwarna putih. "Di Malaysia, sudah ada nasi biru dengan menggunakan air kembang telang sebagai pewarna," ucap Triana Indrian. 

Kasiat Kembang Telang antara lain, yaitu:

Untuk penyembuhan bisul
Bunga yang berwarna biru ditumbuk halus, ditambah gula jawa secukupnya, kemudian dipakai untuk menutup bisul/abses. Bisa juga menggunakan ramuan setengah genggam daun kembang teleng dicuci bersih lalu digiling halus dan ditambah garam secukupnya untuk ditaruh pada bisul.

Pencuci darah
Selain itu, minum air godokan kembang teleng yang warna putih untuk
Untuk mengobatti radang mata merah, rendamlah bunga warna biru sampai airnya biru dan gunakan sebagai pencuci mata.

Untuk mengobati busung perut :
Gunakan ekstrak akar 5 -10 gram dalam alkohol

Untuk Mengobati sakit telinga
Daun kembang telang dicuci bersih lalu dilumatkan, air perasannya ditambah garam, hangat-hangat dioleskan ke sekitar telinga yang sakit

Menghilangkan Dahak pada bronchitis kronis
Minum godokan akar kembang teleng.

KHASIAT KEMBANG TELANG

Putri malu (Mimosa pudica L.) adalah tumbuhan liar. Ciri khas tumbuhan ini adalah daunnya mengatup jika disentuh serta memiliki duri di batangnya. Baik secara medis maupun empiris, putri malu bisa mencegah dan mengobati beberapa penyakit.

MUNTAH.
Kandungan:
- Tanin
- mimosin
- asam pipekolinat

 
Khasiat:
Rebusan putri malu telah diuji mampu mencegah dan mengobati hepatitis. Caranya dengan merebus putri malu sebanyak 10 gram dengan air 200 cc sampai mendidih selama 15 menit. Hasil rebusan diminum rutin.

Khasiat lain, putri malu secara empiris dapat mengatasi insomnia, batuk bronkitis, dan rematik.
Putri malu (Mimosa pudica L.) banyak kita jumpai di rumput-rumput liar dan juga merupakan salah satu tumbuhan liar. Bagi yang masih belum tau putri malu, tanaman ini memiliki bentuk daun kecil-kecil tersusun majemuk, bentuk lonjong dengan ujung lancip, warna hijau (ada yang warna kemerah-merahan), memiliki duri di batangnya. Tanaman ini kadang berbunga juga, bentuk bunganya bulat seperti bola, warna merah muda, bertangkai. Ciri khas tumbuhan ini adalah tumbuhan ini sensitif sekali dengan sentuhan sehingga daunnya akan mengatup begitu disentuh dan tumbuhan ini
Walaupun banyak orang tau dan pernah lihat tanaman putri malu ini akan tetapi tidak banyak yang tau kalau ternyata putri malu ini berkhasiat sekali baik secara medis maupun empiris. Putri malu bisa mencegah dan mengobati beberapa penyakit. Hampir semua bagian dari putri malu ini berkhasiat, dari daun, akar, sampai ke seluruh tanaman, baik masih segar atau dikeringkan.

Beberapa khasiat putri malu antara lain:
Susah Tidur (Insomnia)
Bagi orang yang menderita susah tidur, bisa mencoba untuk merebus sebanyak 30-60 gram daun putri malu dan diminum airnya. Atau rasanya mungkin akan lebih enak kalau mencampur 15 gram daun putri malu dengan 15 gram daun sawi langit (vemonia cinerea) dan 30 gram daun calincing lalu direbus dan airnya kemudian diminum.

Bronchitis Kronik
Penyakit Bronchitis adalah merupakan salah satu penyakit paru-paru. Bagi yang punya penyakit, bisa merebus 60 gram akar putri malu dengan sebanyak 600 cc air, direbus dengan api kecil sehingga menjadi 200 cc. Lalu airnya dibagi untuk dua kali minum.

Mimosa pudica 30 gram, Akar peristrophe roxburghiana 10 gram, keduanya direbus, dibagi menjadi 2 dosis/hari.

Hepatitis
Putri malu ini mengandung tanin, mimosin, dan asam pipekolinat dan berkhasiat untuk mencegah dan mengobati hepatitis. Caranya dengan merebus putri malu sebanyak 10 gram dengan air 200 cc sampai mendidih selama 15 menit. Hasil rebusan diminum rutin. Khasiat lain ternyata putri malu secara empiris dapat mengatasi insomnia, batuk bronkitis, dan rematik.

Batuk berdahak
Tanaman ini juga berkhasiat untuk yang sedang batuk apalagi yang banyak dahaknya. Caranya rebus akar putri malu sebanyak 10-15 gram lalu airnya diminum.

Rematik
15 gram akar Mimosa pudica direndam dalam arak putih 500 cc selama 2 minggu. Kemudian ditempelkan di tempat yang sakit.

Lain-lain
Selain khasiatnya diatas, putri malu juga berkhasiat untuk mengatasi penyakit lainnya. Akar dan bijinya berkhasiat untuk merangsang muntah. Bahkan para ahli pengobatan Cina dan juga penelitian AS serta Indonesia mengindikasikan bahwa tanaman putri malu bisa mengobati berbagai macam penyakit antara lain radang mata akut, kencing batu, panas tinggi pada anak-anak, dan herpes. Hal ini dikarenakan putri malu mengandung sifat kimiawi dan efek farmakologis manis, astringen, agak dingin. Penenang (tranquiliser), sedative, peluruh dahak (expectorant), anti batuk (antitusive), penurun panas (antipiretic), anti radang (anti-inflammatory), peluruh air seni (diuretic).

Peringatan
Tapi harus diperhatikan juga kalau tanaman ini BERBAHAYA bagi Ibu hamil. Jadi Bagi Ibu hamil, TIDAK BOLEH MENGKONSUMSI tanaman ini karena bisa mengakibatkan kematian pada janin. Juga harus diperhatikan bahwa penggunaan akar putri malu dalam dosis yang tinggi bisa MENYEBABKAN KERACUNAN DAN MUNTAH - MUNTAH

Tanaman Putri Malu Sangat Berkhasiat

Binahong adalah tanaman yang berasal dari Korea dan sudah dikenal sebagai tanaman obat di negara asalnya semenjak ratusan tahun yang lalu. Di Indonesia sendiri Binahong masih baru-baru ini saja dijadikan sebagai obat alternatif untuk berbagai macam penyakit, baik penyakit ringan maupun penyakit yang berat.

khasiat daun binahong

Di negara Cina tanaman Binahong juga dikenal dengan nama Dheng San Chi. Umumnya masyarakat di Cina juga sudah mengenal tanaman Binahong sebagai tanaman yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit semenjak ratusan tahun yang lalu.

Adapun bagian tumbuhan Binahong yang paling sering digunakan sebagai ramuan obat adalah bagian batang, umbi, dan juga daunnya. Tetapi yang paling sering digunakan untuk ramuan obat adalah bagian daun Binahong.

Kandungan Kimia Binahong

Kandungan kimia apa saja yang terdapat pada daun Binahong sehingga disebut-sebut dapat menyembuhkan beragam penyakit, baik penyakit ringan dan juga penyakit berat? Penelitian terbaru yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa dari FMIPA UNY, menemukan bahwa daun Binahong memiliki kandungan antioksidan, asam arkobat, total fenol, dan protein yang cukup tinggi.

Pengolahan daun Binahong untuk dijadikan obat alami atau obat tradisional biasanya dilakukan dengan cara mencuci daun terlebih dahulu hingga bersih, kemudian daun yang sudah bersih dicampur dengan air. Selanjutnya daun Binahong yang sudah dicampur dengan air diremas-remas kemudian air yang didapatkan disaring dan sudah dapat langsung dikonsumsi.

Khasiat daun Binahong
Dari berbagai informasi yang bisa didapatkan di internet, menyebutkan bahwa daun Binahong terbukti dapat mengobati dan mencegah berbagai penyakit. Diantara penyakin yang bisa disembuhkan dengan cara mengkonsumsi daun binahong adalah sebagai berikut:
  • Mempercepat pemulihan kesehatan setelah operasi, melahirkan, khitan, segala luka-luka dalam, radang usus.
  • Melancarkan dan menormalkan peredaran dan tekanan darah.
  • Mencegah stroke, maag, asam urat.
  • Menambah dan mengembalikan vitalitas daya tahan tubuh.
  • Wasir (ambeien)
  • Melancarkan buang air kecil, buang air besar.
  • Diabetes dll.
  • Sariawan berat.
  • Pusing-pusing.
  • Sakit perut
  • Mimisan
  • Gatal-Gatal
  • Penghangat Badan
Demikianlah sekilas informasi tentang khasiat daun Binahong. Bagi anda yang memiliki informasi lebih lanjut terkait manfaat dan khasiat daun Binahong bisa juga ikut berpartisipasi untuk menyempurnakan artikel ini dengan cara menyampaikan penadapat Anda melalui kolom komentar yang tersedia.
 

Khasiat Dan Manfaat Binahong paling sering diguakan untuk mengobati luka baru, dan untuk memar akibat benturan, ini yang pernah saya alami sendiri ketika tangan kena benturan palu, ayah saya meremas daun binahong lalu menempelkan pada luka memar, anehnya pada luka memar akibat kena palu tadi tidak menjadi panas dan darah tidak kemudian beku. Binahong juga sering digunakan pada ibu setelah melahirkan, katanya sebagai penambah vitalitas atau memulihkan tenaga.
Nah untuk lebih detail mengenai Khasiat Dan Manfaat Binahong, maka kali ini blog dokter berbagi informasi yang kami kumpulkan dari berbagai nara blog sebagai berikut.
Khasiat Dan Manfaat Binahong Untuk Penyakit Berat
  • Batuk/muntah darah : gunakan 10 lembar daun binahong rebus dalam 2 gelas sisakan 1 gelas, minum tiap hari
  • Paru-paru/bolong : 10 daun binahong direbus lalu dikonsumsi secara rutin
  • Kencing manis : 11 lembar daun binahong diminum setiap hari
  • Sesak nafas : 7   lembar daun binahong diminum setiap hari
  • Borok akut(menahun) : 12 lembar daun binahong diminum setiap hari
  • Patah tulang : 10-20 lb    daun  binahong diminum setiap hari
  • Darah rendah : 8   lembar daun  binahong  diminum setiap hari
  • Radang ginjal   : 7   lembar daun binahong  diminum setiap hari
  • Gatal-gatal /eksim kulit : 10-15 lb     daun binahong diminum setiap hari
  • Gegar otak ringan/berat : 10 lembar daun binahong diminum setiap hari.
Khasiat Dan Manfaat Binahong Untuk Penyakit Ringan
  • Disentri/buang air besar  : 10 lembar daun binahong diminum setiap hari
  • Ambeyen berdarah   : 16 lembar daun  binahong diminum setiap hari
  • Hidung mimisan         :   4 lembar daun  binahong diminum setiap hari
  • Habis bedah/operasi : 20 lembar daun  binahong diminum setiap hari
  • Luka bakar           : 10 lembar daun  binahong diminum setiap hari
  • Kecelakaan/benda tajam  : 10 lembar daun  binahong diminum setiap hari
  • Jerawat                 :  8 lembar daun binahong  diminum setiap hari
  • Usus bengkak      :  3 lembar daun binahong  diminum setiap hari
  • Gusi berdarah     :  4 lembar daun  binahong  diminum setiap hari
  • Kurang nafsu makan :  5 lembar daun binahong  diminum setiap hari
  • Kelancaran haid         :  3 lembar daun binahong  diminum setiap hari
  • Habis bersalin/melahirkan :  7 lembar daun binahong diminum setiap hari
  • Menjaga stamina tubuh  :  1 lembar daun binahong  diminum setiap hari
  • Penghangat badan     :  5 lembar daun binahong  diminum setiap hari
  • Lemah syahwat         : 3-10 lb      daun  binahong diminum setiap hari.

Manfaat dan Khasiat Daun Binahong


Nama Umum: Sambiloto
Nama Ilmiah: Andrographis paniculata Ness.
Nama Lokal /Lain Negara: Ki oray, ki peurat, takilo (Sunda). bidara, sadilata, sambilata,; takila (Jawa). pepaitan (Sumatra); Chuan xin lian, yi jian xi, lan he lian (China), xuyen tam lien,; cong cong (Vietnam). kirata, mahatitka (India/Pakistan).; Creat, green chiretta, halviva, kariyat (Inggris).;
Familia: Acanthaceae


Diskripsi Tanaman Sambiloto :
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lernbap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Terna semusim, tinggi 50 – 90 cm, batang disertai banyak cabang berbentuk segi empat (kwadrangularis) dengan nodus yang membesar.
Daun tunggal, bertangkai pendek, letak berhadapan bersilang, bentuk lanset, pangkal runcing, ujung meruncing, tepi rata, permukaan atas hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 2 – 8 cm, lebar 1 – 3 cm.
Perbungaan rasemosa yang bercabang membentuk malai, keluar dari. ujung batang atau ketiak daun. Bunga berbibir berbentuk tabung;kecil- kecil, warnanya putih bernoda ungu. Buah kapsul berbentuk jorong, panj ang sekitar 1,5 cm, lebar 0,5 cm, pangkal dan ujung tajam, bila masak akan pecah mernbujur menjadi 4 keping-Biji gepeng, kecil-kecil, warnanya cokelat muda. Perbanyakan dengan biji atau setek batang.
 
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Hepatitis, infeksi saluran empedu, disentri basiler, tifoid, diare, ; Influenza, radang amandel (tonsilitis), abses paru, malaria, ; Radang paru (pneumonia), radang saluran napas (bronkhitis),; Radang ginjal akut (pielonefritis), radang telinga tengah (OMA), ; Radang usus buntu, sakit gigi, demam, kencing nanah (gonore),; Kencing manis (diabetes melitus), TB paru, skrofuloderma,; Batuk rejan (pertusis), sesak napas (asma), leptospirosis,; Darah tinggi (hipertensi), kusta (morbus hansen=lepra),; Keracunan jamur, singkong, tempe bongkrek, makanan laut,; Kanker:penyakit trofoblas, kehamilan anggur (mola hidatidosa),;; Trofoblas ganas (tumor trofoblas), tumor paru.;
 
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Dipanen sewaktu tumbuhan ini mulai berbunga. Setelah dicuci, dipotong-potong seperlunya lalu dikeringkan.


 
RESEP / RAMUAN PEMAKAIAN
1. Tifoid
Daun sambiloto segar sebanyak 10 – 15 lembar direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.
 
2. Disentri basiler, diare, radang saluran napas, radang paru
Herba kering sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring. Air rebusannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.
 
3. Disentri
Herba krokot segar (Portulaca oleracea) sebanyak 500 g diuapkan selama 3 – 4 menit, lalu ditumbuk dan diperas. Air perasan yang terkumpul ditambahkan bubuk kering sambiloto sebanyak 10 g sambil diaduk. Campuran tersebut lalu diminum, sehari 3 kali masing-masing 1/3 bagian.
 
4. Influenza, sakit kepala, demam
Bubuk kering sambiloto sebanyak 1 g diseduh dengan cangkir air panas. Setelah dingin diminum sekaligus, Lakukan 3 – 4 kali sehari.
 
5. Demam
Daun sambiloto segar sebanyak 1 genggam ditumbuk. Tambahkan 1/2 cangkir air bersih, saring lalu minum sekaligus. Daun segar yang digiling halus juga bisa digunakan sebagai tapal badan yang panas.
 
6. TB paru
Daun sambiloto kering digiling menjadi bubuk. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk rata lalu dibuat pil dengan diameter 0,5 cm. Pil ini Ialu diminum dengan air matang. Sehari 2 – 3 kali, setiap kali minum 15 – 30 pil.
 
7. Batuk rejan (pertusis), darah tinggi
Daun sambiloto segar sebanyak 5 – 7 lembar diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Tambahkan madu secukupnya sambil diaduk.
Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.
 
8. Radang paru, radang mulut, tonsilitis
Bubuk kering herba sambiloto sebanyak 3 – 4,5 g diseduh dengan air panas. Setelah dingin tambahkan madu secukupnya lalu diminum sekaligus.
 
9. Faringitis
Herba sambiloto segar sebanyak 9 g dicuci lalu dibilas dengan air matang. Bahan tersebut lalu dikunyah dan aimya ditelan.
 
10. Hidung berlendir (rinorea), infeksi telinga tengah (OMA), sakit gigi
Herba sambiloto segar sebanyak 9 – 15 g direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari @ 1/2 gelas. Untuk OMA, herba segar dicuci lalu digiling halus dan diperas. Airnya digunakan untuk tetes telinga.
 
11. Kencing manis /Diabetes Mellitus
Daun sambiloto segar sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum sehabis makan, 3 kali sehari @ 3/4 gelas.
 
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS :
KANDUNGAN KIMIA : Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Juga terdapat flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Flavotioid diisolasi terbanyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrografin, pan.ikulin, mono-0- metilwithin, dan apigenin-7,4- dimetileter. Zat aktif andrografolid terbukti berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik).

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian : 
1. Herba ini berkhasiat bakteriostatik pada Staphylococcus aurcus, Pseudomonas aeruginosa, Proteus vulgaris, Shigella dysenteriae, dan Escherichia coli.
2. Herba ini sangat efektif untuk pengobatan infeksi. In vitro, air rebusannya merangsang daya fagositosis sel darah putih.
3. Andrografolid menurunkan demam yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin yang menyebabkan panas pada kelinci.
4. Andrografolid dapat mengakhiri kehamilan dan menghambat pertumbuhan trofosit plasenta.
5. Dari segi farmakologi, sambiloto mempunyai efek muskarinik pada pembuluh darah, efek pada jantung iskeniik, efek pada respirasi sel, sifat kholeretik, antiinflamasi, dan antibakteri.
6. Komponen aktifnya seperti ncoandrografolid, andrografolid, deoksiandrografolid dan 14-deoksi-11, 12-didehidroandrografolid berkhasiat antiradang dan antipiretik.
7. Pemberian rebusan daun sambiloto 40% bly sebanyak 20 milkg bb dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih (W. Sugiyarto, Fak. Farmasi UGM, 1978).
8. Infus daun sarnbiloto 5%, 10% dan 15%, semuanya dapat menurunkan suhu tubuh marmut yarrg dibuat demam (Hasir, jurusan Farmasi, FMIPA UNHAS, 1988).
9. Infus herba sambiloto mempunyai daya antijamur terhadap Microsporum canis, Trichophyton mentagrophytes, Trichophyton rubrum, Candida albicans, dan Epidermophyton floccosum.

Manfaat Sambiloto alias Andrographis Paniculata

Nama latinnya adalah Phyllanthus urinaria Linnatau Phyllanthus niruri. Masuk dalam famili tumbuhan Euphorbiaceae. Tumbuhan ini sangat mudah tumbuh disekitar pekarangan rumah. Memiliki efek farmakologis astrigent-diuretikum (peluruh air seni), anti piretik (penurun panas), peluruh batu, antihepatotoksik.

Meniran, mungkin masyarakat padaumumnya telah mengetahui bagaimana wujud dari tanaman ini. Meniran (Phyllantusniruri) memang tumbuhan semak yang mudah tumbuh di daerah tropis sepertiIndonesia. Penampilan boleh seperti tumbuhan semak biasa, namun apakah andatahu khasiat meniran sebagai tumbuhan obat?

Hampir semua bagian tanaman meniran berkhasiat obat. Banyak literatur yang menunjukkan bahwa secara turun temurun meniran dipercaya dapat menyembuhkan penyakit-penyakit yang terkait dengan saluran empedu dan berkhasiat menurunkan jumlah virus hepatitis B yangditemukan dalam darah.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwameniran memiliki aktivitas imunomodulator. Imunomodulator berperan membuat sistem imun lebih aktif dalam menjalankan fungsinya, menguatkan sistem imun tubuh (imunostimulator) atau menekan reaksi sistem imun yang berlebihan(imunosuppressan). Dengan demikian, kekebalan atau daya tahan tubuh kita selalu optimal sehingga tetap sehat ketika diserang virus, bakteri, dan mikrobalainnya.

Kandungan kimia yang bermanfaat dari meniranadalah flavonoid. Pada tanaman lainnya kandungan flavonoid sebenarnya jugaada,bedanya pada meniran aktivitas penigkatan sistem imunnya ternyata lebihbaik.

Sebagai imunomodulator, meniran tidak semata-mata berefek meningkatkan sistem imun, namun juga menekan sistem imunapabila aktivitasnya berlabihan. Jika aktivitas sistem imun berkurang, maka kandungan flavonoid dalam meniran akan mengirimkan sinyal intraseluler pada reseptor sel untuk meningkatkan aktivitasnya. Sebaliknya jika sistem imun kerjanya berlebihan, maka meniran berkhasiat dalam mengurangi kerja sistem imun tersebut. Jadi, meniran berfungsi sebagai penyeimbang sistem imun.

Mengenal Khasiat Meniran
Meniran    (Phylanthusurinaria, Linn.), memiliki morfologi batang : Berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm. Daun : Mempunyai daun yang bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong. Bunga : Terdapat pada ketiak daun menghadap ke arah bawah.
Meniran merupakan tumbuhan yang berasaldari daerah tropis yang tumbuh liar di hutan-hutan, ladang-ladang, kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah. Pada umumnya tidak dipelihara, karena dianggaptumbuhan rumput biasa. Tumbuhan ini dapat subur ditempat yang lembab padadataran rendah sampai ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut.

Pemanfaatannya untuk obat antara lain:
-  Sakit Kuning
16 Tanaman Meniran (akar, Batang, daun)ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hinggatinggal 1 gelas. Kemudian disaring dan diminum sekaligus; dilakukan setiaphari.

-  Malaria
7 Batang tanaman lengkap, 5 Biji bungacengkeh kering, 1 potong kayu manis, dicuci bersih, kemudian ditumbuk halus dandirebus dengan 2 gelas air sampai mendidih. Selanjutnya disaring dan diminum 2kali sehari.

-  Ayan
17 - 21 batang tanaman meniran (akar,batang, daun dan Bunga), dicuci bersih, kemudian direbus dengan 5 gelas airsampai mendidih hingga tinggal ± 2,5 gelas. Selanjutnya disaring dan diminum 1 kali sehari sehari 3/4 gelas selama 3hari berturut-turut

 -  Demam
Siapkan 3-7 batang tanaman lengkap(akar, batang, daun dan bunga). Bahan dicuci bersih, kemudian diseduh dengan 1gelas air panas. Selanjutnya saring, kemudian diminum sekaligus.

-  Batuk
Siapkan 3 - 7 batang tanaman meniranlengkap (akar, batang, daun, bunga), Madu secukupnya. Bahan dicuci bersih,kemudian ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnyadicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata. Diminum sekaligus dandilakukan 2 kali sehari

-  Haid Berlebihan
Siapkan 3 - 7 potong akar kering, 1gelas air tajin. Bahan ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air sampaimendidih, Kemudian ditambah dengan 1 gelas air tajin dan diaduk sampai rata.Selanjutnya saring dan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

-  Disentri
Siapkan 17 batang tanaman meniranlengkap (akar, batang, daun dan bunga), rebus dengan 3 gelas air sampaimendidih, saring dan minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

-  Luka Bakar Kena Apiatau Air Panas
3 - 7 batang tanaman lengkap (akar,batang, daun dan bunga) ditumbuk halus, tambah 1 Rimpang umbi temulawak (4 cm) yang diiris-iris. Campurkan dengan 3buah bunga cengkeh kering, 1 potong kayu Manis, kemudian direbus dengan 3 gelasair sampai mendidih.

-  Luka Koreng
9 - 15 batang meniran lengkap (akar,batang, daun dan bunga) cuci bersih dan ditumbuk halus. Kemudian direbus dengan1 cerek air. Dalam keadaan hangat-hangat dipakai untuk mandi.

-  Jerawat
7 Batang tanaman meniran, 1 Rimpangumbi kunyit (4 cm), dicuci sampai bersih dan ditumbuk sampai halus. Kemudiandirebus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. selanjutnyadisaring dan diminum sekaligus, ulangi secara teratur setiap hari.

Manfaat Tanaman Meniran

Pegagan (latin: Centella Asiatica) merupakan tanaman yang berkhasiat bagi otak. Tanaman ini biasa tumbuh dikebun, ladang, pematang sawah atau ditepi jalan. Tanaman ini bagus untuk dikonsumsi sehari-hari. Sebagai pengganti ginko biloba yang terdapat dalam suplemen sintetis.
Sudah sejak dahulu pegagan telah digunakan untuk obat, seperti obat kulit, gangguan saraf dan memperbaiki peredaran darah. Tanaman ini berasal dari daerah Asia tropik, tersebar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, India, Republik Rakyat Cina, Jepang dan Australia kemudian menyebar ke berbagai negara-negara lain. Nama yang biasa dikenal untuk tanaman ini selain pegagan adalah daun kaki kuda dan antanan.



Jenis Pegagan
Pegagan merupakan tanaman herbal tahunan yang tumbuh menjalar dan berbunga sepanjang tahun. Jenis pegagan yang banyak dijumpai adalah pegagan merah dan pegagan hijau.
  • Pegagan merah. Pegagan merah dikenal juga dengan antanan kebun atau antanan batu karena banyak ditemukan di daerah bebatuan, kering dan terbuka. Pegagan merah tumbuh merambat dengan stolon (geragih) dan tidak mempunyai batang, tetapi mempunyai rhizoma (rimpang pendek).
  • Pegagan hijau. Pegagan hijau sering banyak dijumpau di daerah pesawahan dan disela-sela rumput. Tempat yang disukai oleh pegagan hijau yaitu tempat agak lembap dan terbuka. Selain itu, tanaman yang mirip pegagan atau antanan ada empat jenis yaitu antanan kembang, antanan beurit, antanan gunung dan antanan air.
 

Kandungan Pegagan
  • Pegagan memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin.
  • garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi.
Glikosida triterpenoida diduga yang disebut asiaticoside yaitu antilepra dan penyembuh luka yang sangat luar biasa. Zat vellarine yang ada memberikan rasa pahit.

Manfaat Pegagan
Pegagan selain bagus untuk kecerdasan otak, juga memiliki banyak manfaat lain. Diantaranya:
  1. Meningkatkan daya ingat
  2. Meningkatkan syaraf memori
  3. Meningkatkan mental dan stamina tubuh
  4. Menghentikan pendarahan (haemostatika)
  5. Membersihkan darah
  6. Melancarkan peredaran darah
  7. Peluruh kencing (diuretika)
  8. Penurun panas (antipiretika)
  9. Anti bakteri, tonik, antispasma, antiinflamasi, hipotensif, insektisida, antialergi dan stimulan
  10. Saponin yang ada menghambat produksi jaringan bekas luka yang berlebihan (menghambat terjadinya keloid)
  11. Meningkatkan sirkulasi darah pada lengan dan kaki
  12. Mencegah varises dan salah urat
  13. Menurunkan gejala stres dan depresi
Untuk mendapatkan manfaat dari daun pegagan dapat dengan dikonsumsi secara langsung, seperti sebagai lalapan, dapat juga dengan dikeringkan untuk dijadikan teh atau diambil ekstraknya untuk dibuat kapsul atau diolah menjadi krem, salep, obat jerawat, maupun body lotion. Dengan demikian kita tahu ternyata sangat besar manfaat dari tanaman yang kurang mendapat perhatian ini.
 
 

Manfaat Daun Pegagan Centella Asiatica


Kecubung hidup di dataran rendah hingga dataran tinggi, menyukai tanah gembur dan subur yang kaya bahan organik. Tanaman ini dapat ditanam di tempat terbuka maupun sedikit terlindung. Sering tumbuh liar sebagai semak di hutan kecil atau bekas kebun.

Khasiat untuk Pengobatan:
1) Asma
Bagi orang dewasa, kecubung dapat dijadikan rokok yang dihisap penderita. Caranya bunga kecubung dikeringkan, dapat pula 2 daun kecubung dikeringkan. Daun atau bunga kecubung ini lantas dilinting, lalu dibakar dan dihisap seperti rokok. Obat ini sebaiknya tidak dihisap lebih dari 1 batang dalam waktu 6 jam, karena dapat menimbulkan ketagihan sehingga tidak cocok untuk anak-anak. Penderita asma yang masih muda atau anak-anak dapat menghirup uap bakaran daun atau bunga kecubung. Caranya sama seperti di atas, hanya setelah daun atau bunga dikeringkan, bahan tersebut lantas dibakar.
2) Bisul
Petiklah daun atau bunga kecubung. Tumbuk bahan tersebut. Tempelkan tumbukan bahan ini ke bisul yang sakit. Biasanya bisul akan segera matang dan sembuh.
3) Anus turun
Bagian batang dan daun tanaman direbus lalu dijadikan obat pencuci anus.



Kecubung (Datura metel L) selama ini dikenal sebagai tanaman yang berefek negatif. Tanaman yang bunganya berbentuk terompet ini kerap disalahgunakan untuk penghilang kesadaran atau sebagai zat pembius karena daun kecubung berkhasiat anestesi. Hal itu terutama karena tanaman ini mengandung metil kristalin yang mempunyai efek relaksasi pada otot lurik.
Karena bentuknya yang seperti terompet ditambah konotasi negatif, masyarakat Amerika dan Eropa kemudian menyebutnya sebagai devil trumpet. Penyalahgunaan tersebut sebenarnya berasal dari kebiasaan sebuah kelompok masyarakat di India yang menggunakan kecubung untuk membius korban persembahan bagi dewa.
 
Bersifat menenangkan Hingga kini, kecubung pun masih dianggap negatif. Padahal, anggapan tersebut tidak terlalu tepat karena tanaman ini juga memiliki nilai positif. Sejak dulu, masyarakat Tionghoa menggunakan kecubung sebagai obat selesma. Bisa jadi, efek pedas, pahit, dan menghangatkan inilah yang membuat kecubung dimanfaatkan untuk obat flu.
Di India, biji kecubung yang dihaluskan dan dicampur lemak menjadi obat luar bagi penderita impotensi. Selain itu, obat tersebut dipercaya mampu menambah daya tahan seksual. Manfaat lain dari kecubung, selain untuk mengatasi flu dan impotensi, juga baik untuk meredakan asma dan sakit gigi.
Dalam situs Ilmu Pengetahuan dan Teknologi disebutkan bahwa kecubung mengandung senyawa kimia alkaloid. Senyawa alkaloid tersebut terdiri dari atropin, hiosiamin, dan skopolamin yang bersifat antikholinergik. Kecubung juga mengandung hiosin, zat lemak, kalsium oksalat, meteloidina, norhiosiamina, norskopolamina, kuskohigrina, dan nikotina.
Seorang ahli tanaman obat, dr Setiawan Dalimartha, menjelaskan bahwa zat yang bermanfaat sebagai pereda asma adalah hipociamin dan skopolamin yang besifat antikholinergik. Efek dari zat tersebut sangat meringankan penderita asma.
Alkaloid dapat melebarkan kembali saluran pernapasan yang menyempit akibat serangan asma. Lalu, skopolamin juga mempunyai aktivitas depresan untuk susunan saraf pusat sehingga kerap digunakan sebagai obat antimabuk.
 
Harus hati-hati Yang perlu diperhatikan, penggunaan kecubung bisa berefek samping. Keracunan bisa saja terjadi. Menurut Endah Lasmadiwati, ahli tanaman obat dari Taman Sringanis Bogor, penggunaan daun kecubung yang hanya diremas dan ditempelkan pada dahi bisa membuat orang mabuk.
Itu sebabnya, kita harus sangat hati-hati dalam penggunaan kecubung. Paling tidak, berkonsultasilah dengan ahli tanaman obat atau dokter sebelum menggunakan ramuan kecubung.
Gejala keracunan yang biasanya timbul, terutama akibat zat atropin dan skolopamin, adalah mulut kering, sembelit, sensitif terhadap cahaya, dan sakit mata. Pemberian antasida umumnya digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.
Kecubung banyak dijumpai di daerah berhawa sejuk. Di beberapa daerah, kecubung dinamai dengan kucubung (Sunda) dan kacubung (Madura). Kecubung termasuk tumbuhan jenis perdu. Mahkota bunganya mirip terompet berwarna putih keunguan.
Kecubung berbunga putih dianggap paling beracun dibandingkan dengan jenis lain yang juga mengandung zat alkaloid. Maka dari itu, penggunaannya harus sangat hati-hati dan hanya terbatas sebagai obat luar.
Senyawa alkaloid ini terdapat di semua bagian tumbuhan kecubung, mulai dari akar, tangkai, daun, bunga, buah, hingga bijinya. Namun, kandungan terbesar terdapat pada akar dan biji. Bila keracunan ramuan kecubung, usahakan jangan sampai tertidur. Minumlah kopi yang keras dan jangan lupakan untuk menghirup udara segar sebanyak-banyaknya.

Manfaat Tanaman Kecubung

Tanaman Stevia (Stevia rebaudiana Bertonii M.) memiliki sistematika sebagai berikut (Hutapea, 1991):
Division        : Spermatophyta
Sub division   : Angiospermae
Class            : Dicotyledoneae
Ordo             : Asterales
Familia          : Composite
Genus            : Stevia
Spesies              : Stevia rebaudiana Bertonii M.

Stevia adalah tanaman semak yang berasal dari famili Compositae. Tingginya ± 65 cm, berbatang bulat, berbulu, beruas, bercabang banyak, dan warnanya hijau. Daunnya tunggal berhadapan, berbentuk bulat telur, berbunga hermaprodit, mahkota ungu berbentuk tabung dan berakar tunggang.

Budidaya Gula Stevia Rebaudiana


Ciplukan bukanlah nama orang. Ini adalah sejenis tanaman yang berkhasiat obat. Selain daun, buah, batang dan akarnya pun punya daya menyembuhkan.
Cipluan atau physallis peruviana.L memang tidak memiliki nama dalam bahasa Indonesia. Justru dalam bahasa daerah banyak istilahnya. Mulai dari ceplokan, keceplokan, ciciplukan, kopok-kopokan (Bali), cecendet, cecenet (Sunda), nyornyoran (Madura), Leletokan (Minahasa), Kenampok (sasak), dan lapunonat (Tanimbar, Seram).
Tumbuhan ini merupakan tumbuhan semak semusim, yang tergolong sebagai tanaman liar. Ciplukan bisa Anda temukan di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek. Seperti pinggir selokan, pinggiran rel keretaapi, pinggir-pinggir kebun, dan lereng-lereng tebing sungai. Bisa tumbuh pada ketinggian 0-1.800 meter di atas permukaan laut.
Tumbuhan ini berdiri tegak dengan tinggi antara 30 cm sampai 50 cm dan berbatang berwarna hijau persegi, bercabang, dan berambut pendek. Daun berseling dan berlekuk, bertangkai 7-25 mm, dengan bentuk bundar telur memanjang dan ujung lancip. Ukuran panjang 3,5-10 cm dan lebar 2,5 cm.
Permukaan atas daun berwarna hijau dan permukaan bawah hijau muda dan berambut halus. Bunga buah keluar dari ketiak daun berwarna kekuning-kuningan. Buahnya berbentuk lentera, bila sudah masak berwarna kuning, rasanya manis agak keasam-asaman.
Ciplukan, sesuai dengan bentuknya yang mirip-mirip dengan buah-buah untuk lalapan seperti Labu Siam, dan Terung, termasuk dalam famili tumbuhan Solanaceae (terung-terungan). Tapi meski nama tumbuhan ini berbau bahasa Nusantara, boleh percaya atau tidak, ia berasal dari kawasan tropis Amerika Latin.
Namun, walaupun digolongkan sebagai terung-terungan, dia memiliki kandungan kimiawi seperti chlorogenik acid, asam sitrun dan fisalin. Selain itu, buahnya juga mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, juga elaidic acid.
Kandungan kimiawi tersebut, seperti obat-obatan modern, telah diuji melalui proses laboratorium dan diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sesuai dengan sifatnya: analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoksifikasi), serta meredakan batuk. Dalam farmakologi Cina, tumbuhan ini diyakini memiliki rasa pahit dan sifat menyejukkan.
Hanya saja, yang patut disayangkan, entah karena masih ada orang yang belum mengerti akan khasiat tanaman obat, atau memang tidak tertarik sama sekali untuk mengembangkan budaya ramuan tradisional, seringkali, tanaman ini dibabat begitu saja seiring dengan pembersihan alang-alang dan tumbuhan liar lainnya.
Sebaliknya, bagi Anda yang berminat untuk membudidayakan tanaman ini, bisa dengan menggunakan bijinya. Biji disemai kemudian tanaman muda dipindahkan ke tempat penanaman. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau dengan menjaga kelembaban tanah. Di samping itu dibutuhkan pemupukan, terutama pupuk dasar.
Radang Kulit
Walaupun semua bagian dari Ciplukan mulai dari akar, daun, dan buah, bisa digunakan, yang menggembirakan, Ciplukan ini tidak mempunyai efek berbahaya termasuk racun sekalipun.
“Hanya saja memang karena Ciplukan itu pahit rasanya, perhatikan dosis penggunaannya. Agar tidak pahit terus,” jelas dr.Setiawan Dalimartha, pakar tanaman obat yang juga praktek melayani pasien dengan metode herbal.
Menurut Setiawan, sebagai obat luar, Ciplukan juga bisa digunakan untuk menyembuhkan bisul, borok, dan peradangan kulit. “Tidak perlu dikeringkan. Bisa dari setelah mengalami proses direbus, didinginkan dan diborehkan langsung ke bagian yang memerlukan,” lanjut Setiawan lagi.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ir. W.P.Winarto, pemilik Kebun Tanaman Obat Karya Sari di kawasan Pondok Cabe, Tangerang. Menurutnya, Ciplukan tidak beracun. Hanya memang karena rasa pahitnya, rata-rata mereka yang meminum menganggap sama dengan meminum obat modern, yang umumnya pahit.
“Memang, adalah hal yang wajar. Namanya obat pasti pahit. Tetapi, prinsipnya pengaruh dari rasa pahit itu tidak akan mengganggu fungsi kerja organ tubuh kita. Misalnya ginjal,” jelas Winarto dengan gamblang.
Penggunaan:
1. Influenza dan Sakit Influenza Tenggorokan.
Tumbuhan Ciplukan (semua bagian) yang sudah dipotong-potong seukuran 3-4 cm dijemur, lalu dibungkus agar tidak lembab lagi. Kemudian ambil kira-kira sebanyak 9-15 gram direbus, airnya diminum. Lakukan sebanyak 3 kali sehari, atau sesuai kebutuhan dan atau petunjuk resep.
Resep nomor satu bisa juga diberlakukan terhadap beberapa penyakit, seperti: batuk rejan (pertusis), bronchitis (radang saluran napas), gondongan (paroritis), pembengkakan buah pelir (orchitis).
2. Kencing manis (diabetes). Sama dengan nomor satu. Tetapi pada saat merebus, rebuslah dengan 2 gelas air, hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus pada pagi hari. Ampasnya bisa direbus sekali lagi, guna diminum pada sore harinya.
3. Sakit paru-paru. Sama dengan nomor satu. Saat merebus, gunakan 3-5 gelas air. Setelah mendidih, dinginkan dan saring, minum airnya 3 kali sehari.
4. Ayan. Buah Ciplukan 8 – 10 butir dimakan setiap hari.
Selain untuk penyakit dalam, Ciplukan juga bisa digunakan sebagai obat luar. 
Cara pemakaiannya:
1. Bisul. Daun Ciplukan sebanyak 1/2 genggam dicuci bersih lalu digiling halus. Turapkan pada bisul, lalu dibalut. Diganti 2 kali sehari
2.Borok. Daun Ciplukan sebanyak 1/2 genggam dicuci lalu digiling halus. Tambahkan air kapur sirih secukupnya, lalu diturapkan ke borok. Ganti 2 kali sehari.

Manfaat Daun dan Buah Ciplukan

Gula tambahan pengganti gula murni (gula tebu) tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan. Mereka yang berdiet biasanya mengurangi konsumsi gula alami dari daun Stevia yang dapat memberi rasa manis tanpa beban kalori.

Stevia termasuk dalam jenis keluarga bunga matahari atau Asteraceae. Banyak tumbuh di daerah subtropis dan tropis diwilayah barat Amerika Utara dan Amerika Selatan. Spesies yang satu ini umumnya dikenal sebagai sweetleaf, daun manis, sugarleaf atau stevia.

Saat ini stevia telah dibudidayakan dan digunakan dalam makanan di Asia Timur termasuk Cina, Korea, Taiwan, Thailand dan Malaysia. Bentuk daunnya seperti kemangi, berukuran kecil dan berwarna hujau. Daunnya bertumpuk-tumpuk dalam satu batang, berbiji dan bertunas.

Daun Stevia Pemanis Pasien Diabetes

Produk Apakah Winmeta itu?
Tubuh manusia terbentuk dari berjuta-juta sel. Fungsi kesehatan sel-sel tubuh adalah kunci dan faktor penentu utama untuk kesehatan tubuh serta organ-organ dalam secara menyeluruh. Jika sel-sel Anda sehat, niscaya Anda juga akan memiliki tubuh yang sehat.

Winmeta dirancang khusus untuk menyediakan nutrisi penting yang diperlukan sel, agar dapat membantu menjaga fungsi tubuh yang normal.
 
Energi Merupakan Penentu Keberadaan Kehidupan 
Energi Bio merupakan sumber utama yang memastikan fungsi-fungsi tubuh bertindak secara normal untuk menjaga kesehatan dan vitalitas. Kehilangan atau kekurangan tenaga bio dapat mengundang berbagai penyakit. Kekurangan energi bio ini dapat disebabkan oleh menurunnya daya tahan tubuh, penimbunan sisa metabolisme dan racun, dan kekurangan gizi. Kondisi tersebut dapat mempercepat penuaan dan menyebabkan timbulnya penyakit. 

WinMeta Alpha PSP